Selasa, 15 November 2011

Indikasi Kehancuran Negara Indonesia

Wahai para Pemimpin bangsa dengarkanlah keluhan dari rakyat yang memilihmu ini, kami memilihmu bukan semata karena kami ingin sesuatu hal untuk kemajuan organisasi ataupun kelompok semata tapi yang kami pinta perhatian dan kesejahteraan dari Sabang dan Marauke itu yang kami inginkan.
Indikasi Kehancuran Indonesia'. Apa yang dapat menyebabkan kehancuran Indonesia negeri yang kita cintai ini ? Kesimpulannya adalah jika rasa kebangsaan itu mati, bangsa dan negara Indonesia akan hancur.Sudah lapukkah rasa kebangsaan dalam hati sanubari rakyat Indonesia ? Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang sangat unik di dunia ini yang masih tetap berdiri dan utuh sampai dengan saat ini. Indonesia terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku, berbagai ragam budaya, agama, dan kekayaan alam yang melimpah namun tetap kokoh berdiri tidak hancur berkeping-keping. Mereka bersatu dalam naungan negara Republik Indonesia.
Kita harus selalu ingat bahwa bangsa Indonesia merdeka itu atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Pada tanggal 28 Oktober 1928 telah dikumandangkan Sumpah Pemuda dan ratusan tahun sebelumnya Mahapatih Gajah Mada mengumandangkan Sumpah Palapa.

Dalam perjalanan sejarahnya sampai dengan saat ini bangsa dan negara Republik Indonesia mengalami berbagai macam keadaan, goncangan, cobaan, peristiwa dan musibah seperti pemberontakan, disintegrasi, 'perang' suku, terorisme, KKN, gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, konflik politik, konflik agama, kemiskinan, pengangguran, warganya banyak yang tidak rukun, saling berkelahi, mencaci maki, berusaha menjatuhkan pihak yang tidak disukainya dan sebagainya.


Karena itu harus terus ditumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia dalam hati kita masing-masing utamanya kepada anak-anak dan generasi muda penerus cita-cita bangsa Indonesia. Jangan biarkan negara Indonesia terpecah belah berkeping-keping dan hancur. Kehancuran Indonesia harus dicegah. Indonesia Bisa!


Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar