Senin, 02 Januari 2012

Politik Kantor sangat Miris dirasakan!!!

Kenapa saya memberikan judul pada tulisan saya ini dengan kata "Politik Kantor", mungkin kata itu cocok untuk mengungkapkan kekesalan saya dengan cara-cara yang mungkin bisa dibilang kurang sportif alias tidak sehat, kenapa saya menuliskan tulisan ini, disini saya mau mengkritik orang-orang yang berada di kantor saya atau pun jika di luar kantor lagi pernah juga merasakan hal seperti yang saya rasakan mungkin bisa menjadi tempat untuk menyatukan suara rakyat yang tertindas akibat penyalahgunaan jabatan serta demi kepentingan pribadi.
Oke saya tidak mau panjang lebar lagi untuk menceritakan sedikit kisah saya selama bekerja di kantor yang saya tempati ini sekarang, walaupun saya masih diberikan kesempatan waktu tiga bulan untuk bekerja dikantor ini sambil mencari pekerjaan yang lebih baik selama tiga bulan tersebut. Memang sangat sedih aku jika mendengar kata-kata yang dilontarkan oleh bos saya saat itu, bahwa saya mungkin akan dirumahkan atau secara halusnya cari-carilah pekerjaan diluar yang lebih baik jangan disini begitulah katanya, dalam hati saya ini ada apa ya, saya bingung tidak habis pikir, akhirnya saya pun menanyakan dengan lebih jelas dan detil sebenarnya kenapa dan ada apa yang terjadi sehingga hal itu terjadi. 
Menurut info yang dia dengar bahwa saya kinerjanya kurang sehingga banyak yang mengeluhkan dengan kinerja saya selama ini, saya langsung tidak bisa terima jika hal itu terdengar dikuping saya, secara saya sudah lima tahun lamanya bekerja di kantor ini, dari susah,senang dan sulitnya bekerja disini lambat laun dapat saya lewati tanpa masalah, tapi kenapa saya sekarang dijadikan masalah, apakah ada maksud dan rencana lain dibalik kejadian semua ini. Sungguh saya bingung, akhirnya saya mendapatkan info sedikit tentang kenapa saya hendak mau disingkirkan dari kantor ini secara halus, usut punya usut ternyata gaji saya dan rekan saya mau dinaikkan secara saya seorang pegawai kontrakan disebuah instansi pemerintahan, dimana ada kebusukan di dalam politik kantor ini. Sebelum-sebelumnya rupanya telah ada rencana seperti itu tapi gagal, rencana apakah itu, ternyata dari pengakuan langsung dari bos saya yang bisa dibilang licik dan tidak punya hati nurani, apalagi dia penuh dengan masalah rumah tangganya, yang herannya kenapa dia melampiaskannya ke orang-orang kantor yang bisa dibilang ke anak buahnya. Tapi tidak usah kita bahas kenapa dan mengapa dengan masalah keluarganya, mari kita fokus ke masalah yang sedang saya alami sekarang ini. Awal tahun ini merupakan awal saya berfikir keras, yang pastinya harus seperti itu, jika tidak saya tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga saya bila dalam tiga bulan ini saya belum mendapatkan pekerjaan diluar kantor ini. Saya masih memikirkan hendak baiknya kemana ya saya akan berlabuh untuk mendapatkan pekerjaan ini. Otak saya pun berputar terus tanpa henti-hentinya. 
Saya masih teringat ketika itu hari rabu saya dipanggil oleh bos saya ke ruangannya pada saat itu sebenarnya sudah jam pulang tapi berhubung sepi dirinya memanggil saya, dia membicarakan masalah tersebut dengan sedikit nasehat-nasehat yang terkadang masuk akal namun sedikit menyinggung perasaan. Tapi biarlah jika yang dia katakan itu benar, dia hanya pesan 'tingkatkan lagi kinerja kamu disini'. Kembali usut punya usut tadi, dari kabar yang saya dengar bahwa bos saya tersebut membujuk saya untuk mencari pekerjaan diluar karena ada kabar dia ingin memasukkan ponakannya ke kantor ini, kenapa dia memaksakan hal tersebut, sebab saya selama bekerja di kantor ini saya dibiayai oleh anggaran negara. Nama saya sudah terdaftar di APBN, nah berhubung nantinya gaji saya dan teman-teman lainnya akan dinaikkan maka keluarlah tanduk dari otak bos saya tersebut untuk mengkorbankan salah satu pegawai dimana nama-nama yang terdaftar di APBN ada empat orang, namun keempat orang tersebut beda penempatan ruangannya atau seksi. 
Saya tidak habis pikir dan heran saja, sudah lima tahun saya bekerja disini dari lima tahun tersebut saya belum pernah kena kasus atau pun ada omongan kekecewaan saya terhadap pegawai setempat, dari pergantian pegawai baru hingga kepala kantor yang baru juga. Namun kenapa sekarang saya yang menjadi kambing hitamnya. Saya tidak bisa menerima cara begini secara mendadak, saya bersedia saja keluar dari kantor ini namun jangan begini caranya dengan cara menakut-takuti saya dengan bahwa dari info dari kanwil pokoknya alasannya sangat halus, sehingga saya tidak bisa berkutik, tapi yang saya heran jika dikantor tersebut nantinya tidak ada lagi pegawai kontrakan tapi kenapa teman-teman saya tidak duduk bersama saya diruangan kepala bagian kepegawaian, disini saya mulai curiga dengan info-info bos saya yang lain ceritanya dengan bagian kepegawaian ini, bos saya mengatakan malah butuh pegawai tambahan karena ada kucuran dana dari pusat, tapi kenapa bagian kepegawaian mengatakan bahwa ada pengurangan pegawai kontrak, aneh bukan jika kita mendengar alasan tersebut. Saya seharusnya awal tahun baru ini sudah tidak bekerja lagi disini, namun saya meminta kesempatan beberapa bulan lagi untuk mencari-cari pekerjaan yang baik dari sekarang ini. Walaupun nantinya jika tiga bulan lamanya telah saya lewati saya tidak tahu lagi harus bagaimana cara untuk dapat bekerja lagi, apakah saya masih tetap dipakai untuk seterusnya atau saya harus terpaksa keluar walaupun saya belum mendapatkan pekerjaan yang layak bagi saya.
Sungguh-sungguh sangat pahit saya rasakan, jasa dan pengorbanan saya selama ini hanya diukur dengan kata-kata pengusiran secara halus akibat politik kantor yang memanfaatkan jabatan untuk menyingkirkan orang demi kepentingan pribadinya.
Tapi saya pasrah saja Tuhan Maha Tahu apa yang saya inginkan dan perbuat, untuk sekarang saya hanya bisa bekerja seperti biasanya semoga dari doa rintihan saya ini saya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan mapan dari sekarang ini. Saya sudah lelah dipermainkan oleh ketidakjujuran orang-orang yang mementingkan kepentingan pribadinya saja. Jika ada sepuluh saja didunia ini orang seperti itu yang mempimpin negara ini, maka hancurlah bangsa dan negara ini kedepannya.

Continue reading →


Rabu, 30 November 2011

Andaikan Saya Menjadi Anggota DPD RI- Kepentingan rakyat di daerah yang akan saya utamakan.


Mungkin kita pernah mendengar lembaga yang satu ini, yaitu Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), terkadang banyak orang yang ingin menjadi seperti mereka yang telah duduk di bangku DPD yang mungkin dibenak rakyat kerjaan mereka santai alias makan tidur saja, tapi sebenarnya tugas-tugas mereka banyak dimana sebagai sarana penghubung lembaga daerah ke pusat. Tapi jika 'seandainya saya menjadi Anggota DPD RI' mungkin banyak yang ingin saya wujudkan dalam lingkungan daerah yang saya tanggani. Saya sangat prihatin dengan keadaan daerah-daerah di seluruh pelusuk penjuru Indonesia ini, dimana masih banyak masyarakat daerah masih banyak belum merasakan kemerdekaan kemajuan teknologi dan pelayanan untuk masyarakat, dan 'seandainya saya menjadi Anggota DPD RI' saya akan menekankan kepada instansi pendidikan agar pendidikan di daerah merata dengan adanya pendidikan yang memadai pastinya daerah itu sedikitnya bisa lebih maju tidak terpuruk dengan daerah-daerah yang mungkin telah disentuh oleh kemajuan teknologi ataupun pendidikan, dan saya akan menekankan lagi di sektor kesehatan karena itu sangat penting bagi masyarakat daerah yang mana mereka terkadang kebingungan harus kemana jika dilanda sakit. Dan jika 'seandainya saya menjadi Anggota DPD RI' saya akan lebih mendekatkan diri dan berkomunikasi kepada rakyat di daerah serta berbaur kepada masyarakat di daerah yang membutuhkan tempat aspirasi rakyat. Dengan cara itu mungkin masyarakat daerah dapat menjalin hubungan dengan pemerintahan pusat, sehingga terjadi suatu hubungan yang harmonis dan sejahtera demi Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.@jf
Continue reading →


10 Instansi dengan Layanan Publik dan Jarang Terjadi Suap Menyuap


Mungkin berita kabar dari media sudah pernah kalian baca dimana banyak instansi-instansi pemerintah yang kebanyakan bermasalah dengan korupsi, mungkin inilah negara kita yang telah di tanamkan oleh kolonial Belanda pada masa itu untuk mempermudah suatu proses mau cepat ya pake uang atau pun barang yang berharga, sehingga kebiasaan yang telah ditanamkan tersebut hingga sekarang masih melekat di bangsa ini. Oke kembali lagi ke topik judul kita membahas tentang instansi yang minim akan suap, menurut survei yang telah dilakukan pada 89 instansi pusat/vertikal/ daerah dengan jumlah responden 15.540 orang. Sementara layanan yang ditelusuri berjumlah 507 unit.
Ada beberapa faktor yang jadi indikator penilaian, diantaranya berhubungan dengan praktik suap dan gratifikasi saat pelayanan. Selain itu, ada atau tidaknya calo di sektor pelayanan tersebut juga jadi bahan penilaian.
Berikut 10 besar instansi yang memiliki nilai integritas terbaik:
  1. BKPM (7,80)
  2. Kementerian Kesehatan (7,52)
  3. PT Jamsostek (7,52)
  4. Kementerian Perindustrian (7,51)
  5. PT Pelindo II Cab. Tanjung Priok (7,50)
  6. Kementerian Perhubungan (7,47)
  7. Kementerian Kelautan dan Perikanan (7,46)
  8. Kementerian Pertanian (7,45)
  9. Kementerian Komunikasi dan Informatika (7,43)
  10. Kementerian Pendidikan Nasional (7,41)
dan instansi pelayanan paling buruk yaitu Kemenag, Kemenakertrans & Kementerian UKM. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua KPK  M Jasin saat memaparkan survei integritas publik di Gedung KPK. Kementerian Agama menempati peringkat terendah dengan indeks integritas 5,37 kata Jasin. Di atas kementerian yang dipimpin oleh Suryadharma Ali tersebut, ada Kemenakertrans dengan indeks integritas 5,44 dan Kementerian Koperasi dan UKM dengan nilai 5,52. Ke tiga instansi ini kabarnya tanggal 6 Desember nanti akan dipanggil ke KPK untuk diberikan penjelasan perihal hasil survei dan saran perbaikan ke depan. Sungguh miris jika kita melihat instansi dengan pelayanan buruk tapi mereka ingin meminta kenaikan gaji yang sangat tinggi. Emangnya rakyat bodoh apa tidak bisa melihat bagaimana sistem kerja mereka. Maka itu mari kita memantau terus instansi pemerintahan di negara ini agar lebih baik lagi dimasa mendatang.

Continue reading →


Rabu, 16 November 2011

Kurang Ajar, Sekaya Apakah Mereka? DPR Penimbun Harta Semata



Baru-baru ini saya mendengarkan beberapa info berita yang sangat menyakitkan perasaan saya dan mungkin bangsa ini juga, tapi apa daya tangan tak sampai. Pemberitaan di media televisi dan koran sangat miris ya, dimana rakyat sedang berkesusahan eh mereka malah adu kekayaan di DPR, harusnya malu donk para pemimpin yang katanya kuping rakyat yang selalu mendegarkan keluhan rakyat yang menjerit sampai nangis darah, tapi apa nyatanya mereka tidak menghiraukan, apa perlu rakyat ini harus turun kejalan-jalan untuk menyatakan akan adanya tidak keperhatinan orang-orang yang duduk di DPR untuk mengindahkan permintaan dan harapan rakyat ini.

Gaya hidup mewah yang dianut beberapa anggota Dewan menjadi sorotan di tengah kondisi masyarakat yang serba susah. Hal yang cukup kelihatan di mata masyarakat adalah kepemilikan mobil-mobil mewah berharga miliaran rupiah.
Anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul, misalnya, politikus Partai Demokrat itu memiliki mobil mewah keluaran Inggris merek Bentley GT Sport yang harganya mencapai Rp 7 miliar. Namun, kepemilikan Bentley yang kata Ruhut sama dengan milik pesepak bola Inggris, David Beckham, itu belum dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang terakhir disampaikan Ruhut ke KPK pada 22 Juli 2010, hanya tercatat kepemilikan empat kendaran yang nilai totalnya Rp 1,3 miliar.
Kendaraan-kendaraan milik Ruhut itu terdiri dari mobil Mercedes Benz tahun 1996 yang nilainya Rp 85 juta, Toyota Alphard seharga Rp 1 miliar, mobil Toyota Kijang Innova senilai Rp 250 juta, dan motor Honda seharga Rp 15 juta. Total nilai kendaraan yang mencapai Rp 1,3 miliar itu hanya seperlima dari total harta Ruhut.
Berdasarkan LHKPN-nya, advokat itu memiliki total harta lebih dari Rp 6,6 miliar. Ruhut juga memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai total Rp 1,5 miliar, logam mulia Rp 3,7 miliar, surat berharga Rp 50 juta, serta giro setara kas senilai Rp 7,1 juta. Menurut Ruhut, kepemilikan hartanya itu bukan didapat dari hasil korupsi.
"Saya lahir sudah jadi orang kaya," kata Ruhut di DPR beberapa waktu lalu.
Selain Ruhut, anggota Dewan yang tengah menjadi sorotan masyarakat karena kepemilikan mobil mewahnya adalah anggota Komisi III DPR asal Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, dan anggota Komisi III dari Fraksi PDI-P, Herman Hery.
Berdasarkan LHKPN, nilai total kendaraan Bambang mencapai Rp 10,4 miliar. Nilai tersebut merupakan gabungan harga 15 kendaraan yang dimiliki Bambang, termasuk dua mobil mewahnya bermerek Bentley dan Hummer. Selain dua mobil mewah itu, diketahui bahwa pengusaha tersebut memiliki mobil mewah lainnya seperti Land Rover, Mercedes Benz, Alphard, dan motor Harley Davidson. Nilai kendaraan-kendaraan itu dilaporkan Bambang pada 28 Januari 2010.
Bentley Sosok untuh New Continental GT 
Total harta Bambang Soesatyo yang dilaporkan ke KPK mencapai Rp 24,1 miliar dan 20.095 dollar AS.
Sementara Herman Herry melaporkan kepemilikan mobil mewahnya bermerek Alphard dan Range Rover pada 24 Februari 2010. Adapun total harta kekayaan Herman yang dilaporkannya tahun lalu mencapai Rp 23,4 miliar. Harta Herman tersebut meningkat dibandingkan tahun 2003 yang nilainya Rp 12,1 miliar.

Buset coba duit itu di bagikan sedikit untuk keperluan bangsa ini, dijamin bangsa ini tidak mungkin di jengkalkan oleh bangsa lain apalagi negara tetangga kita. 
Continue reading →


Krisis Bisa Hantam Indonesia Tahun 2012

 Wah..wah...serem juga ya jika melihat judul dari info yang satu ini, "Krisis Bisa Hantam Indonesia Tahun 2012", kenapa bisa, ya pastinya bisalah...secara lihat aja pemerintahan kita yang anggap remeh segala aspek yang mendukung majunya suatu kemajuan bangsa ini, kalau bangsa ini tidak sadar dari sekarang siap-siaplah menerima resikonya, begitu banyak orang-orang diluar sana ingin meraup kekayaan kita. Seperti yang diungkapkan media kompas. Seperti yang dilontarkan oleh seorang   Mantan Menteri Koordinator bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan, era Presiden Gus Dur, Dr Rizal Ramli.
Indonesia bisa dihantam krisis ekonomi sedahsyat yang pernah dialami negeri ini tahun 1997, akibat krisis utang di Eropa dan Amerika Serikat.

Jumlah aliran dana asing alias hot money yang beredar di Indonesia lima kali lipat dibandingkan tahun 1997. Pengetatan likuiditas di negara-negara Eropa, sebagai obat krisis utang beberapa negara anggota Uni Eropa, bisa membuat hot money di Indonesia ditarik keluar.

Ekspor yang terus mengalami pelambatan akibat krisis di Eropa dan Amerika Serikat juga bakal menekan nilai tukar rupiah. Pada gilirannya, krisis utang di Eropa bakal berimbas pada perekonomian Indonesia.
  Mantan Menteri Koordinator bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan, era Presiden Gus Dur, Dr Rizal Ramli. 

Mantan Menteri Perekonomian, Rizal Ramli, di Jakarta, Selasa (15/11/2011),memprediksi hantaman krisis di Indonesia akibat krisis utang di Eropa bakal sangat terasa pada kuartal pertama tahun 2012.

Rizal mengatakan, penjelasan resmi pemerintah bahwa Indonesia tidak bakal terimbas krisis harus disikapi hati-hati. Persoalannya, krisis tahun 1997 juga akibat pemerintah melenakan berbagai sinyal krisis.

"Penjelasan resmi pemerintah, Indonesia enggak bakal kena krisis; ekonomi dan fundamental ekonomi Indonesia kuat sekali," katanya. "Pernyataan-pernyataan begini sama seperti yang diungkapkan pada tahun 1997-1998 bahwa ekonomi Indonesia fundamentalnya kuat, cadangan devisa besar. Menurut saya, kita harus hati-hati karena cadangan devisa yang besar itu tidak seluruhnya milik pemerintah."

Rizal menyebutkan, dari cadangan devisa Indonesia 110 miliar dollar AS, punya pemerintah paling banyak hanya seperempatnya. Sisanya dimiliki oleh swasta.

"Kita kan menganut sistem devisa yang superbebas. Kalau ada apa-apa, swasta ini pasti telepon banknya supaya uangnya dikirim ke luar negeri. Nah sekarang itu, jumlah uang panas atau hot money lima kali lipat dari tahun 1998," ujar Rizal.

Celakanya, menurut Rizal, pemerintah tidak mampu melakukan reformasi birokrasi sehingga tidak ada perubahan dalam kultur birokrasi.

"Birokrasi masih merupakan penghambat. Yang namanya hot money tidak berhasil berubah jadi cold money, uang dingin. Idealnya, uang panas itu diubah jadi uang dingin masuk ke investasi sektor riil," katanya.

Rizal menunjukkan, sinyal krisis sebetulnya sudah mulai terasa. "Pelan-pelan ekspor Indonesia sudah mulai melambat, dan itu juga terjadi di negara lain. China saja yang hebat sudah mulai slow down karena dua raksasa ekonomi, Eropa dan Amerika, mengalami pelambatan," ujarnya.

Dampak krisis utang di Eropa, menurut Rizal, bisa terlihat dari dua hal. Dampaknya melalui dua mekanisme. "Satu, mekanisme ekspor. Ekspor Indonesia mulai melambat 2012. Sayangnya impor kita naiknya tinggi terus. Akibatnya, surplus di neraca pembayaran dan transaksinya berjalan makin lama makin kecil. Itu akan memberi tekanan terhadap mata uang rupiah," ungkap Rizal.

Kedua, menurutnya, melalui mekanisme finansial. "Karena krisis, Eropa sedang mengetatkan likuiditas dan sektor moneternya. Dengan begitu, mereka mau tidak mau menarik investasi di portofolio mereka di Indonesia," ucapnya.

Nah sekarang apa tindakan kita dari pembahasan yang sedang terjadi di negara kita mana "Teriakan
Suaramu" untuk bangsa ini, mari getarkan dan didihkan semangat rakyat bangsa Indonesia ini yang selama ini hanya dibekukan oleh permainan politik para pemerintahan yang tidak becus untuk mengurus bangsa yang megah ini dan kuat ini. Jangan mau bangsa kita dianggap remeh di segala bidang. Karena jika kita bersatu dan yakin bisa maka kemakmuran bisa kita genggam bersama-sama.
Continue reading →


Selasa, 15 November 2011

Presiden Sebaiknya Berdialog dengan Pemimpin Agama di Papua

Ketika saya sedang melihat sebuah berita di dunia maya seperti yang saya baca di kompas.com dimana tertulis judul "Presiden Sebaiknya Berdialog dengan Pemimpin Agama di Papua" dari sekian cerita yang kita dengar dimana sering banyak terjadi hal-hal yang membingungkan masyarakat, seakan-akan masyarakat di bodohkan oleh permainan politik, yang tidak ada menjadi tidak ada, sungguh sangat miris kita melihat atas kejadian-kejadian di papua, pantas saja rakyat papua menuntut keadilan dan ingin merdeka. Kita tidak tahu lagi harus berbuat apa untuk menentramkan rakyat papua. Mungkin seperti yang ditulis redaksi kompas sebagai berikut:


Papua Barat dan Papua.
JAKARTA,  Situasi di Papua sudah sangat mendesak untuk diselesaikan secara komprehensif dan menyeluruh. Itu sebabnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus mau berdialog dengan pemimpin agama di Papua.
Para pemimpin agama di Papua sebenarnya sudah lama menyuarakan aspirasi masyarakat Papua untuk merdeka, tetapi amat disayangkan tidak mendapat respon yang serius dari pemerintah.
-- Musni Umar

Presiden bisa mengundang para pemimpin Agama di Papua untuk berdialog dan mendengarkan pandangan mereka. Apalagi, jika saat ini para pemimpin agama itu dianggap paling representatif mewakili masyarakat Papua.
"Mereka dipercaya, berakar dan bertahta di hati masyarakat Papua, karena paling kurang setiap minggu, mereka bertemu dan menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada para jemaat ketika beribadat. Selain itu, aspirasi pemerintah dan mayoritas masyarakat Indonesia yang menghendaki Papua tetap dalam NKRI bisa disampaikan kepada mereka untuk diteruskan ke masyarakat Papua," ujar Sosiolog Musni Umar di Jakarta, Selasa (15/11/2011).
Para pemimpin agama di Papua, menurut Musni, sebenarnya sudah lama menyuarakan aspirasi masyarakat Papua untuk merdeka, tetapi amat disayangkan tidak mendapat respon yang serius dari pemerintah.
"Di awal reformasi, pada waktu saya menjadi anggota DPR RI, seorang pendeta dari Papua pernah menemui saya di DPR dan menyampaikan aspirasi masyarakat Papua untuk merdeka. Tidak lama kemudian, para tokoh masyarakat Papua menemui Presiden BJ Habibie di istana negara dan menyampaikan aspirasi untuk merdeka dari NKRI. Seharusnya mereka yang bersuara seperti itu didekati, tetapi amat disayangkan aspirasi mereka dibiarkan berakumulasi tanpa dikanalisasi," ujarnya.
Sekarang Papua sudah sangat mengkhawatirkan, maka sebaiknya Presiden SBY mengundang para pempimpin agama di Papua dalam rangka Natal. PGI dan MAWI sebaiknya diajak dan bisa bertindak sebagai mediator.
"Pemecahan masalah Papua tidak boleh ditunda, karena jauh lebih kompleks dan rumit ketimbang Aceh. Organisasi Papua Merdeka (OPM) tidak sekuat Gerakan Aceh Merdeka (GAM), tetapi para pemimpin agama di Papua diduga memberi dukungan moral," ujarnya.
Di samping itu, menurut Musni, masyarakat Papua kelihatan semakin besar keinginan untuk merdeka.
Oleh karena itu, jika terus tidak ada penyelesaian, maka Barat terutama Amerika Serikat dengan alasan untuk melindungi masyarakat Papua, bisa menyokong kemerdekaan Papua untuk mengamankan kepentingan ekonominya di Papua yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa.
Hal seperti ini pernah terjadi di Sudan Selatan, yang didukung untuk merdeka menjadi sebuah negara baru.
Dikutip: Sumber

Nah ...harusnya jika sudah terjadi seperti ini pak presiden harus turun tangan dong, jangan mau terima beresnya hanya menyuruh para bawahannya, tahu tidak bapak digaji untuk apa. Digaji itu bukan untuk menimbun kekayaan semata, tapi perhatikan dan berikan apa keinginan rakyat untuk mensejahterakan bangsa dan negara ini. Salam dari "Teriakan Suaramu"
Continue reading →


Bencana Alam Indonesia


Salah satu artikel yang paling banyak diakses dalam blog 'Teriakan Suaramu' adalah berjudul 'Bencana Alam di Indonesia'. Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami mohon maaf kepada pembaca karena isinya jauh dari pada apa yang diharapkan. Melalui 'puisi' itu kami hanya ingin mengingatkan kepada bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia itu atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945. Negara Kesatuan Republik Indonesia itu berdiri atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Jadi negara Republik Indonesia berdiri diatas kesucian. Negara Indonesia berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Namun apa yang terjadi dalam perjalanan sejarahnya ? Terjadi pergolakan bersenjata, upaya pemisahan diri dari NKRI, disintegrasi, konflik suku, banyak yang bertengkar, bermusuhan, tidak rukun, saling mencaci maki, bertikai saling membunuh, KKN, dan sebagainya. Melihat semua ini 'ibu pertiwi Indonesia menangis'. Bencana alam seperti tsunami, gempa bumi, banjir, tanah longsor menimpa rakyat Indonesia dengan korban jiwa yang tidak sedikit. Kapan bangsa Indonesia dapat hidup rukun, damai, toleransi, dan tidak ada lagi KKN ? Kita jangan sampai lupa dan jangan sampai lengah bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Karena itu kemerdekaan bangsa Indonesia harus diisi hal-hal yang positif, bermanfaat, bernilai dan berarti bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Bila kemerdekaan bangsa Indonesia diisi dengan hal-hal yang negatif, merusak, khianat, merongrong NKRI maka tunggulah balak, adzab dan bencana yang akan menimpa.
Continue reading →


FACEBOOK BOX

Followers